khotmil qur an
Khotmil qur an merupakan program MI Raudlatus shibyan tahunan yang diselenggarakan setiap siswa siswi sudah melaksanakan Ujian Nasional. Sebagai ungkapan syukur telah berhasil mengikuti Ujian Nasional
Program ini merupakan salah satu praktik membaca Al qur an.... yang dimulai dengan mukadimah yaitu pembukaa tahlil dan diakhiri dengan doa.
Maksud dan tujuan diharapkan anak anak didik kelak akan mampu turut berkiprah di masyarakat khususnya kegiatan keagamaan.....
Trimakasih kepada bapak/Ibu yang turut membina putra putri MI Raudlatus Shibyan....
Rabu, 09 Mei 2018
Senin, 07 Mei 2018
Sabtu, 05 Mei 2018
IPA
ZAT
DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI
. Zat adalah sesuatu yang menempati
ruang dan memiliki massa. Menempati ruang berarti benda dapat ditempatkan dalam
suatu ruang atau wadah tertentu sedangkan massa benda dapat diukur baik dengan
perkiraan atau dengan alat tertentu seperti neraca. Dua zat tidak dapat
menempati ruang yang sama dalam waktu bersamaan. Setiap zat atau materi terdiri
dari partikel-partikel atau molekul-molekul yang menyusun zat tersebut.
Wujud Zat
Berdasarkan wujudnya zat dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu padat, cair, dan gas. Masing-masing wujud zat mempunyai ciri-ciri khusus baik dilihat dari bentuk fisiknya maupun partikel-partikel penyusunnya sebagai berikut:
Wujud Zat
Berdasarkan wujudnya zat dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu padat, cair, dan gas. Masing-masing wujud zat mempunyai ciri-ciri khusus baik dilihat dari bentuk fisiknya maupun partikel-partikel penyusunnya sebagai berikut:
1. Zat Padat
Letak molekulnya sangat berdekatan dan teratur.
Bentuknya tetap dikarenakan partikel-partikel pada zat padat saling berdekatan, tersusun teratur dan mempunyai gaya tarik antar partikel sangat kuat
Volumenya tetap dikarenakan partikel pada zat padat dapat bergerak dan berputar pada kedudukannya saja
. Gaya tarik-menarik antar molekul sangat kuat sehingga gerakan molekulnya tidak bebas.
Gerakan molekulnya terbatas, yaitu hanya bergetar dan berputar di tempat saja.
Molekul-molekulnya sulit dipisahkan sehingga membuat bentuknya selalu tetap atau tidak berubah.
Contoh: kayu, batu, besi
2. Zat
Cair
Letak molekulnya relatif berdekatan bila dibandingkan dengan gas tetapi lebih jauh daripada zat padat.
Bentuknya berubah-ubah dikarenakan partikel-partikel pada zat cair berdekatan tetapi renggang, tersusun teratur, gaya tarik antar partikel agak lemah.
Volumenya tetap dikarenakan partikel pada zat cair mudah berpindah tetapi tidak dapat meninggalkan kelompoknya
Gerakan molekulnya cukup bebas
Molekul dapat berpindah tempat, tetapi tidak mudah meninggalkan kelompoknya karena masih terdapat gaya tarik menarik.
Contoh : air, minyak, oli
3. Zat GasLetak molekulnya relatif berdekatan bila dibandingkan dengan gas tetapi lebih jauh daripada zat padat.
Bentuknya berubah-ubah dikarenakan partikel-partikel pada zat cair berdekatan tetapi renggang, tersusun teratur, gaya tarik antar partikel agak lemah.
Volumenya tetap dikarenakan partikel pada zat cair mudah berpindah tetapi tidak dapat meninggalkan kelompoknya
Gerakan molekulnya cukup bebas
Molekul dapat berpindah tempat, tetapi tidak mudah meninggalkan kelompoknya karena masih terdapat gaya tarik menarik.
Contoh : air, minyak, oli
Bentuknya berubah-ubah dikarenakan partikel-partikel pada zat gas berjauhan, tersusun tidak teratur, gaya tarik antar partikel sangat lemah
Volumenya berubah-ubah dikarenakan partikel pada zat gas dapat bergerak bebas meninggalkan kelompoknya
Letak molekulnya sangat berjauhan
Jarak antar molekul sangat jauh bila dibandingkan dengan molekul itu sendiri.
Molekul penyusunnya bergerak sangat bebas
Gaya tarik menarik antar molekul hampir tidak ada
Dapat mengisi seluruh ruangan yang ada.
Contoh : Udara
Berdasarkan keadaan partikel-partikel wujud zat di atas, kita tahu bahwa partikel zat padat dapat bergerak. Hal ini dapat dilihat dari larutnya gula dalam air, partikel-pertikel gula meninggalkan ikatannya dan membaur di antara partikel-partikel zat cair sehingga air terasa manis dan wujud padat gula tidak terlihat lagi.
Selasa, 01 Mei 2018
MOU "BNN KEDIRI "
Bahaya
Narkoba Bagi Pelajar
Remaja menurut istilah Bangsa
Indonesia, berarti generasi muda yang berusia antara 11 sampai 24 tahun. Dan
sebagian dari remaja adalah para pelajar. Keterlibatan pelajar dengan narkoba
biasanya karena gaya hidup dan ingin dianggap hebat oleh sesame pelajar. Dengan
demikian, narkoba menjadi sesuatu yang biasa dan lumrah di kalangan pelajar.
Berikut adalah bahaya penyalahgunaan narkoba bagi pelajar :
1. Perubahan dalam sikap dan
kepribadian. Zat-zat kimia dalam narkoba
membuat pecandunya berubah sikap menjadi tidak percaya diri, mudah tersinggung,
dan banyak sikap buruk lain.
2. Pelajar menurun tingkat
kedisiplinannya. Hal ini terjadi biasanya karena
pecandu sudah tidak konsentrasi lagi dengan pelajaran sekolah. Akhirnya mereka
menjadi sering bolos dan nilai-nilai pelajaran yang semakin menurun.
3. Sering menguap, mengantuk dan
malas. Apabila pelajar yang menjadi
pecandu narkoba tetap bisa memaksakan dirinya sekolah, mereka akan menjadi
pelajar yang malas dan suka mengantuk. Pengaruh zat-zat kimia beracun telah
bekerja efektif pada diri pelajar.
4. Pelajar tidak peduli dengan
lingkungan dan dirinya. Pelajar
menjadi apatis terhadap lingkungannya karena fokus pada narkoba. Bahkan, mereka
tidak lagi memperhatikan keadaan dirinya.
5. Suka mencuri dan tindakan
kriminal lainnya. Pelajar umumnya, adalah anak yang
masih tergantung kepada orangtua dalam hal mencukupi kebutuhan hidupnya.
Apabila kebutuhan akan narkoba semakin meningkat, maka uang saku yang diberikan
orang tua tidak lagi cukup. Mereka mulai berpikir mendapatkan uang lebih untuk
mebeli narkoba dari mencuri dan tindakan kriminal lainnya. Yang paling buruk,
mereka berusaha menjual narkoba kepada teman lain untuk ditukar dengan narkoba
dalam jumlah tertentu.
6. Rusaknya pelajar, rusaknya
generasi muda, rusaknya bangsa.
Jelas, karena pelajar adalah bagian dari generasi muda yang akan meneruskan
kehidupan berbangsa dan bernegara di masa yang akan datang.
Langganan:
Postingan (Atom)









